//
Kreasi ANAK INDONESIA

Video MAPPING Gedung Sate, Bandung

lihat videoBandung – Selama 10 menit, ribuan pasang mata menatap kagum pada fasad Gedung Sate yang disulap bak bioskop canggih. Sajian fantastis video mapping What a Wonderful Jabar itu pun menjadi akhir manis gelaran De Syukron, sebagai peringatan puncak Hari Jadi Jabar, Sabtu (17/9/2011).

Meski terlambat 1 jam dari jadwal sebelumnya, namun ribuan warga tetap bertahan demi menyaksikan video mapping yang dibuat oleh 9 Matahari. Mereka menduduki area sekitar Gedung Sate, mulai dari halaman depan, taman, Gedung DPRD, Jalan Diponegoro, hingga ke Lapangan Gasibu.

Tepat pukul 20.10 WIB, gedungmulai digelapkan, kemudian dimulailah perjalanan Jawa Barat lewat teknologi canggih yang menciptakan ilusi optik. Awan mega mendung yang biasa dijadikan motif batik muncul diiringi suara musik yang dramatis. Fasad Gedung Sate pun kemudian memunculkan kondisi Jawa Barat di masa lalu hingga kemudian penjajah datang.

Pada menit ke-empat, digambarkan bagaimana wilayah Bandung Selatan dibumihanguskan dalam peristiwa Bandung Lautan Api. Gedung Sate pun perlahan memerah. Terlihat percikan api di jendelanya, kemudian api pun menyebar ke berbagai bagian gedung. Seperti nyata, kantor Gubernur Jabar itu kebakaran hebat. Suara sirine pun terdengar.

Setelah terbakar, Gedung Sate pun ambruk. Kemudian dimulailah proses pembangunan dari awal. Ditandai dengan turunnya air terjun dari bagian menara, yang kemudian meluber ke bagian jendela.

Tak hanya itu proses rebuilding gedung, dalam pertunjukkan itu ditampilkan pula berbagai keanekaragaman budaya dan tradisi khas Jabar. Mulai dari tarian jaipong, tari merak, pencak silat, kudjang hingga Si Cepot ditampilkan dengan elok.

Bahkan Si Maung Bandung yang jadi icon kesebelasan Persib pun ikut muncul. Seperti akan keluar dari bagian menara, kepala Maung itu muncul dalam teknologi 3 dimensi. warga pun sorak kegirangan.

Untuk membuat video berdurasi 10 menit tersebut, 9 Matahari mengaku membutuhkan waktu selama 3 bulan. Proyek senilai Rp 150 juta itu pun dikerjakan oleh 30 desainer dan animator muda Jawa Barat.lihat video

“Ini adalah kesempatan kami untuk menunjukkan karya terbaik kami untuk rumah kami sendiri,” ujar Dewa Ayu, PR 9 Matahari saat ditemui disela acara. Karena komunitas yang kini menjadi perusahaan itu telah banyak membuat video mapping untuk daerah lain, padahal mereka adalah putra-putri Jawa Barat.

Namun baik Gubernur Jabar Ahmad Heryawan teryata batal menutup acara ini. Pantauan detikbandung, hanya istri Gubernur, Netty Prasetyani dan sejumlah Kepala Dinas saja yang hadir. Mereka menonton di pelataran tangga Lapangan Gasibu. Sebelumnya telah dipersiapkan tenda dan kursi bagi para tamu dan undangan VIP.

“Ini amazing sekali. Ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Jabar, bahwa Gedung Sate jadi latar belakang untuk menampilkan berbagai khazanah yang ada di Jabar. Mudah-mudahan ini bisa jadi motivasi untuk terus menghadirkan kebaikan, berpikir positif dengan berpijak pada sejarah masa lalu yang telah mengantarkan Jabar hingga pada saat ini untuk memajukan Jabar kedepan,” ujar Netty pada wartawan usai menonton.

lihat video

Netty menuturkan, melihat animo masyarakat yang begitu antusias pada acara ini, tak menutup kemungkinan acara semacam ini akan jadi agenda rutin. “Mengapa tidak (dijadikan rutin-red). Karena animo masyarakat ini sangat luar biasa,” katanya.

Bahkan karena banyaknya permintaan, video mapping pun kembali diputar untuk yang kedua kalinya. Masyarakat tetap menyaksikan pertunjukkan dengan rasa kagum. Banyak dari penonton pun mengabadikan pengalaman ini dengan merekam video atau foto.

“Tontonan luar biasa. Bagus sekali ada hiburan seperti ini. saya merasa senang,” ujar Rina (28) warga Sarijadi.

Usai pemutaran video mapping yang kedua kalinya, kembang api pun meluncur dari menara Gedung Sate. Berkali-kali kembang api tersebut pecah dengan indah di langit. Warga pun berorak senang melihatnya. Letusan kembang api pun menutup rangkaian De Syukron ini dengan cantik.

(tya/ern)

About Sanggar Rohman

Kesendirianku kuluangkan dalam goresan kecilku

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

%d blogger menyukai ini: